Kamis, 22 Desember 2011

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN




                         Nama sekolah              : SMA N 1 PEKALONGAN
Mata Pelajaran            : Sosiologi
Kelas/semester            :  X I / 1          

Standar Kompetensi   : 1.  Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan
                                           mobilitas sosial.                                         
Kompetensi Dasar      : 1. 1. Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena
                                          kehidupan masyarakat.                                             
Indikator                :
·         Mendeskrispsikan stratifikasi sosial
·         Mengidentifikasi macam-macam kriteria stratifikasi sosial di masyarakat.
·         Mendeskripsikan berbagai pengaruh stratifikasi sosial yang terdapat di masyarakat.
·         Membedakan konsolidasi dan interseksi yang terjadi di dalam masyarakat.

Alokasi Waktu       :  6 x 45 menit (3 X Pertemuan)

A.    Tujuan Pembelajaran

Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat:
1.    menjelaskan latar belakang timbulnya stratifikasi sosial

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



                         Nama sekolah              : SMA N 1 PEKALONGAN
Mata Pelajaran            : Sosiologi
Kelas/semester            :  X I / 1          

Standar Kompetensi   : 1.  Memahami struktur sosial serta berbagai faktor penyebab konflik dan
                                           mobilitas sosial.                                         
Kompetensi Dasar      : 1. 1. Mendeskripsikan bentuk-bentuk struktur sosial dalam fenomena
                                          kehidupan masyarakat.                                             
Indikator                :
·         Mendeskrispsikan stratifikasi sosial
·         Mengidentifikasi macam-macam kriteria stratifikasi sosial di masyarakat.
·         Mendeskripsikan berbagai pengaruh stratifikasi sosial yang terdapat di masyarakat.
·         Membedakan konsolidasi dan interseksi yang terjadi di dalam masyarakat.

Alokasi Waktu       :  6 x 45 menit (3 X Pertemuan)

Rabu, 07 Desember 2011

Masyarakat Majemuk


Dalam masyarakat majemuk manapun, mereka yang tergolong sebagai minoritas selalu didiskriminasi. Ada yang didiskriminasi secara legal dan formal, seperti yang terjadi di negara Afrika Selatan sebelum direformasi atau pada zaman penjajahan Belanda dan penjajahan Jepang di Indonesia.

Kamis, 01 Desember 2011

KETIDAKADILAN PEREMPUAN DALAM MEDIA IKLAN


BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Dalam sebuah iklan, perempuan menjadi bagian yang penting dalam menawarkan produk. Kita ambil contoh saja iklan yang menggunakan perempuan sebagai  pemerannya seperti iklan pembersih muka, sabun mandi, pemutih wajah, pemutih kulit, shampo rambut, pelangsing tubuh dll. Berwajah menarik dengan bodi langsing, tinggi, berkulit putih dengan rambut lurus berwarna hitam kemilau, inilah yang coba diperankan perempuan dalam iklan.

Kewirausahaan


A.    PENDAHULUAN

Melakukan penawaran suatu produk kepada seseorang (pembeli) bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan keterampilan dan keahlian khusus agar pembeli percaya dengan produk yang ditawakan. Disini produk yang kami tawarkan adalah kaos dengan identitas FIS UNNES atas dasar rekomendasikan dari dosen yang terkait tugas mata kuliah Kewirausahaan.
Usaha berjualan kaos Fakultas ini adalah untuk melatih jiwa kewirausahaan serta berusaha mandiri dalam mengelola usaha.

Membangun Masyarakat Multikultural Berbudaya Damai


Multikulturalisme dan Kesederajatan
Multikulturalisme adalah sebuah ideologi yang menekankan pengakuan dan penghargaan pada kesederajatan perbedaan kebudayaan. Tercakup dalam pengertian kebudayaan adalah para pendukung kebudayaan, baik secara individual maupun secara kelompok, dan terutma ditujukan terhadap golongan sosial askriptif yaitu sukubangsa (dan ras), gender, dan umur.

PENGARUH PENAMBAHAN JAM KERJA PADA BURUH PEREMPUAN DI PABRIK TEKSTIL DUTATEX KOTA PEKALONGAN

LATAR BELAKANG
Setiap keluarga memilki anggota keluarga yang intinya terdiri dari ayah dan ibu serta anak. Anggota keluarga mempunyai peranan masing-masing. Suatu keluarga juga tentu akan dihadapkan dengan berbagai kepentingan dan kebutuhan termasuk kebutuhan ekonomi.